Skip to main content

IDENTITAS
TEOLOGI

Dalam seluruh kehidupan dan pelayanannya, Institut Injil Indonesia (I-3) diselenggarakan berlandaskan pengakuan bahwa Tuhan Yesus Kristus Anak Allah yang Tunggal, Juruselamat dunia, mengakui Alkitab adalah Firman Allah, yang menjadi dasar kebenaran serta arah bagi seluruh kegiatan akademik dan pembinaan rohani.

EMPAT TIANG ROHANI

Nilai-nilai kehidupan kampus I-3 berakar pada “Empat Tiang Rohani”, yang menjadi pedoman spiritual seluruh sivitas akademika, yaitu:

Iman

Faith

Kami percaya bahwa Allah layak menerima kepercayaan penuh dari umat-Nya. Karena itu, seluruh kehidupan dan pelayanan di I-3 bersandar sepenuhnya pada Tuhan sebagai sumber segala kebutuhan. Dalam setiap pergumulan, kami yakin bahwa Allah setia menuntun dan menggenapi kehendak-Nya sesuai dengan janji dan rencana-Nya yang sempurna.

Kekudusan

Holiness

Kami meyakini bahwa Allah adalah kudus dan manusia diciptakan menurut gambar-Nya. Setiap sivitas akademika I-3 dipanggil untuk hidup benar dan berkenan kepada Allah melalui kuasa Roh Kudus. Kami ingin menjadikan setiap aspek kehidupan—baik belajar, bekerja, maupun melayani—sebagai wujud ibadah yang memuliakan-Nya.

Pengurbanan Diri

Sacrifice

Kasih kepada Kristus menjadi pusat hidup kami. Salib mengingatkan kami untuk rela menyangkal diri, melayani dengan kasih, dan berkorban bagi sesama. Semangat pengabdian dan kerendahan hati inilah yang membentuk karakter setiap pelayan Tuhan yang ditempa di I-3.

Persekutuan

Fellowship

Kami adalah keluarga Allah yang berasal dari berbagai suku, bahasa, dan budaya, yang dipersatukan di dalam Kristus untuk menampilkan keindahan dan kesatuan tubuh Kristus di tengah kemajemukan bangsa.

Pernyataan Iman

I-3 menerima dan menerapkan pengakuan-pengakuan Iman Apostolis dan Reformatoris yang umumnya diakui gereja-gereja Protestan. Pernyataan iman tersebut menjadi dasar keyakinan dan kehidupan teologis seluruh sivitas akademika I-3, sebagaimana dirumuskan sebagai berikut:

1. Kami  percaya  Alkitab,  baik  Perjanjian  Lama  maupun  Perjanjian  Baru, adalah Firman Allah yang diinspirasikan oleh Roh Kudus sehingga tanpa kesalahan dalam teks aslinya, sebagai penyataan kehendak Allah yang final untuk keselamatan manusia dan otoritas final bagi iman dan kehidupan orang Kristen;

2. Kami percaya kepada satu Allah yang kekal, sempurna dan berdaulat dalam tiga pribadi, yakni Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus, yang ketiga-Nya adalah sehakekat, Pencipta segala sesuatu yang ada, Pemelihara ciptaan-Nya dan Penebus orang berdosa;

3. Kami percaya bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang sejati dan manusia yang sejati, yang dikandung oleh Roh Kudus dan dilahirkan dari perawan Maria, mati di kayu salib sebagai kurban bagi kita yang berdosa sesuai dengan kesaksian Kitab Suci. Selanjutnya, Ia dibangkitkan dengan tubuh dari antara orang mati, naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa sebagai Imam Besar, Gembala dan Juruselamat kita satu-satunya;

4. Kami percaya bahwa pelayanan Roh Kudus adalah untuk memuliakan Tuhan Yesus Kristus dan pada masa ini Ia menyadarkan manusia, melahirbarukan orang berdosa yang telah dipilih untuk selamat, menyebabkan  orang  pilihan  untuk  beriman,  mendiami  orang  percaya, menuntun, memberi petunjuk dan memberi kuasa kepada orang percaya untuk hidup saleh dan melayani Tuhan dan sesama;

5. Kami percaya bahwa manusia diciptakan menurut gambar Allah namun ia jatuh ke dalam dosa, karena itu hilang kemuliaan Allah, tidak berdaya, sehingga tidak bisa mengusahakan keselamatannya sendiri, namun oleh anugerah Allah secara mutlak mengalami kelahiran baru sebagai karya Roh Kudus, diselamatkan dan dimampukan hidup saleh dalam kondisi rohani yang bertumbuh ke arah kedewasaan dan kesempurnaan Kristus;

6. Kami   percaya   bahwa   darah   Tuhan   Yesus   dan   kebangkitan-Nya menyediakan dasar bagi pembenaran dan pengudusan bagi yang percaya, dan  hanya mereka yang  menerima  Yesus  Kristus  yang  dilahirbarukan (dibaptis) oleh Roh Kudus sekali untuk selamanya menjadi anak-anak Allah yang hidup dan yang hidup dipenuhi oleh Roh Kudus sepanjang hidup;

7. Kami percaya baik sakramen baptisan air maupun perjamuan kudus adalah simbol dan meterai kudus dari perjanjian kasih karunia secara langsung diperintahkan Allah untuk dilaksanakan oleh gereja, sepanjang masa, untuk melambangkan kebaikan-Nya dan untuk membuktikan komitmen iman orang percaya kepada Dia, dilaksanakan dengan hikmat sebagai pelayanan Allah dalam Kristus, sesuai dengan firman-Nya dan bukan alat keselamatan.

8. Kami percaya bahwa gereja yang sejati adalah terdiri dari pribadi-pribadi yang telah dilahirbarukan oleh Roh Kudus dan memiliki iman yang menyelamatkan dalam dan melalui Tuhan Yesus, dipersekutukan bersama- sama dalam satu gereja yang adalah tubuh-Nya, dimana Kristus adalah Kepalanya.

9. Kami percaya bahwa mereka yang adalah anggota gereja yang sejati, pasti menjadi anggota gereja lokal yang dinamis dan bertumbuh melalui ibadah, persekutuan, pembinaan, pelayanan dan penginjilan seutuhnya.

10. Kami percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Kepala gereja dan setiap gereja lokal berada di bawah pemerintahan Kristus dan gereja dipanggil untuk menerapkan pemerintahan Kristus melalui aktualisasi tugas dan panggilan-Nya.

11. Kami percaya bahwa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali adalah pasti terjadi dalam waktu Allah Bapa, bukan dalam waktu kami, karena itu gereja menantikan kedatangan-Nya dengan penuh iman, harap dan kasih.

12. Kami percaya bahwa orang percaya yang telah meninggal mengalami kebangkitan tubuh dan orang-orang percaya yang tidak  meninggal mengalami perubahan tubuh dalam waktu sekejap saat kedatangan Tuhan Yesus kedua kali untuk masuk dalam kesukaan kekal di surga, sedangkan orang-orang yang tidak percaya dihakimi untuk kebinasaan kekal di neraka.

Keunikan I-3 dan Motto:

“Berkarakter Kristus, Berkompetensi Profesional”

Institut Injil Indonesia (I-3) berdiri di atas landasan iman yang kokoh sebagaimana dinyatakan dalam Yohanes 12:24, “Jika biji gandum tidak jatuh ke tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.” Ayat ini menjadi dasar panggilan I-3 untuk membentuk pelayan Tuhan yang rela menyerahkan diri bagi karya Kristus, agar hidupnya berbuah bagi kemuliaan Allah. 


Sementara itu, Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia Batu (YPPII Batu) yang menaungi I-3 berpegang pada Yesaya 45:2–3, yang menegaskan penyertaan Allah dalam membuka jalan dan menyingkapkan harta yang tersembunyi bagi pelayanan-Nya.


Seluruh proses pendidikan, pembentukan, dan pelayanan diarahkan untuk mewujudkan visi tersebut melalui pengembangan karakter Kristus dan kompetensi profesional di dalam diri setiap sivitas akademika.


Motto “Berkarakter Kristus dan Berkompetensi Profesional” menjadi penuntun utama dalam membentuk pelayan Tuhan yang setia pada kebenaran Injil, memiliki kedalaman rohani, dan berdaya guna bagi gereja serta masyarakat. Nilai-nilai ini diwujudkan melalui lima prinsip utama yang menjadi keunikan I-3.


Pertama, Penyerahan Total menegaskan bahwa seluruh kehidupan dan pelayanan berawal dari ketaatan dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah, sebagaimana Roma 12:1. Dari sikap ini, karakter Kristus dibentuk, hidup yang rela, taat, dan siap menjadi alat bagi kemuliaan Tuhan.


Kedua, Keseimbangan mencerminkan komitmen I-3 untuk mengintegrasikan theological and spiritual formation dengan penguasaan ilmu dan keterampilan. Proses pendidikan di I-3 tidak hanya membentuk kemampuan berpikir teologis, tetapi juga membekali mahasiswa agar mampu melayani secara efektif dan kontekstual di tengah masyarakat.


Ketiga, Keteladanan menegaskan bahwa karakter tidak dibentuk melalui teori semata, tetapi melalui relasi yang memuridkan. Dalam komunitas akademik dan spiritual yang saling membangun, dosen, staf, dan mahasiswa bersama-sama belajar meneladani Kristus dalam perkataan, tindakan, dan hati.


Keempat, Kedisiplinan menjadi wadah pembentukan integritas dan tanggung jawab. Melalui pola pembinaan yang terintegrasi di asrama dan unit-unit maupun kegiatan akademik yang di atur melalui tata tertib I-3, mahasiswa dilatih hidup tertib, berkomitmen, dan berketeguhan hati dalam menghadapi tantangan pelayanan.


Kelima, Kebersamaan mencerminkan kehidupan tubuh Kristus yang saling menopang. Dalam semangat kebersamaan, mahasiswa belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan melayani dalam kasih. Keterampilan sosial dan spiritual yang penting bagi pemimpin rohani yang dewasa dan profesional.


Melalui kelima prinsip ini, I-3 terus berkomitmen menjadi komunitas akademik yang unggul dan misioner, yang melahirkan pemimpin Kristen berkarakter Kristus, berakar pada firman Tuhan, dan berkompetensi profesional dalam pelayanan kepada Tuhan dan sesama.